Posted by: Maria Soraya on: Desember 20, 2011
Senin malam sembari bekerja di depan netbook, saya ngemil semangkuk happytos. Saya pernah baca di-mana-gitu, kalau habis makan yang gurih- gurih pasti mulut bakalan ndak berenti nyam-nyam alias makan. Bener. Begitu mangkuk kosong, mulut saya gatel pengen makan-apa-gitu. Saya turun ke dapur. Nemu seikat bayam. Ndak tahu gimana, iseng pengen belagak jadi orang bule. Itu [...]
Posted by: Maria Soraya on: November 13, 2010
Jum’at sore, usai mengurus print buku tabungan, order my TDF dan menukar flashdisk saya yang tertukar dengan klien saya, saya otw to karteng 67. Rujakan ya jeung Beberapa jam sebelum otw, masih di tempat klien (pln litbang duren 3) saya sudah bertalifun dengan Ibunda lanangku, soal niat saya datang ke sana dan nanya tukang rujak [...]
Posted by: Maria Soraya on: November 13, 2010
Kamis kemarin, hari yang cukup gerah gara- gara modem saya yang lambretta tralala- trilili itu dan saya terjebak macyet arah pulang dari Mall Ambassador melewati Jl. Jend. Sudirman. Sebenarnya, yang namanya macyet itu hal biasa di kota megapolitan ini apalagi macyet naik bis yang kalau jalan ndak bisa milih rute (hihihi). Nah, macyetnya ini juga [...]
Posted by: Maria Soraya on: November 10, 2010
10 November 2010, 16.37 “lembur nda ? aq bru jln, otw” message sent. bunny “lembur .. kmu ati2 ya …” message reply. gondz hunz Bibir saya maju beberapa senti. Antara sebel dan kesyel. Padahal tadi siang lanangku janji pulang cepat. “owh, ktnya pulang cpt … hopeless” message sent. bunny Belum sempat lanangku membalas sms, saya [...]
Posted by: Maria Soraya on: Oktober 25, 2010
Minggu sore, saya mendatangi rumah lanangku. We don’t have anything plan for last nite. Jadi, begitu tiba sekitar jam 7an di rumah lanangku, saya bergabung dengan K’ Dwi yang sedang menyimak reality show dan Bapak sedang mengoprek mesin pencetak uang *ini istilah K’Dwi. Hihihi. Kebetulan Ibunda lanangku sedang keluar rumah. Lanangku nandi ? Oalah, isik [...]
Posted by: Maria Soraya on: Oktober 24, 2010
Saya dan lanangku bukan pecinta kuliner. Kami berdua bukan pasangan yang niat plus senang berburu makanan hingga ke suatu tempat. No. No and No. That’s not us. Kami lebih senang jalan ke suatu tempat lalu tiba- tiba sinyal laper kami nyala, kemudian cari tempat, lalu jreg kami duduk manis. Saya dan lanangku mbukan maniak terhadap [...]